Begini Cara Nabung Saham Biar Cuan Terus

Kamu bisa mempertahankan nilai harta dengan menabung saham, sehingga tidak tergerus oleh inflasi.


Cara Nabung Saham

Tampilan belajar saham (Foto: Ngampoltongsai/Canva Pro)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Menabung saham masih menjadi hal yang membingungkan bagi sebagian orang, padahal sebenarnya itu tidak jauh berbeda dengan prosedur menabung konvensional di bank.

Untuk itu, kamu harus belajar cara nabung saham yang menghasilkan keuntungan maksimal di masa depan

Saat menabung atau melakukan pembelian, artinya kamu berhak atas perolehan keuntungan perusahaan sesuai dengan persentase kepemilikan karena sudah sah menjadi pemegang saham.  

Kini, cara menabung saham menjadi incaran banyak orang karena termasuk produk investasi menjanjikan yang berkaitan dengan penanaman modal. 

Hanya saja penanaman modalnya nanti akan lebih terarah pada pembelian saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang dijual dalam Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dulu, masyarakat menganggap bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang dapat menjangkau investasi saham.

Selain karena modalnya yang besar, juga ada batasan minimal tabungan yang menjadi syarat wajib bagi penanam modal.

Berbeda dengan zaman sekarang, dimana masyarakat lebih mudah berinvestasi saham melalui berbagai platform yang tersedia.

Pada akhirnya hal inilah yang membuat gerakan menabung saham semakin populer dan diminati orang-orang.

Mau nabung saham yang menghasilkan keuntungan tapi belum tahu caranya? Yuk, ketahui informasinya melalui ulasan berikut.

Cara Mudah Menabung Saham bagi Pemula

Semua kalangan masyarakat sudah dapat menabung saham tanpa harus memiliki kekayaan melimpah, sehingga kamu juga bisa menjadi investor perusahaan top.

Kamu tidak harus berinvestasi dalam jumlah besar, karena dengan dana seadanya saja bisa memiliki keuntungan berupa capital gain dan dividen.

Berbicara mengenai capital gain dan dividen, mungkin terdengar asing bagi orang yang belum pernah melakukan investasi.

Capital gain adalah selisih antara harga jual dan harga beli saham investor, sedangkan dividen merupakan keuntungan yang dimiliki pemilik saham dari perolehan laba perusahaan.

Kamu bisa mempertahankan nilai harta dengan menabung saham, sehingga tidak tergerus oleh inflasi.

Kegiatan ini bisa menghasilkan keuntungan yang besar, jadi jangan ragu melakukannya. Berikut ini cara menabung saham buat pemula yang ingin ikutan.

  1. Memilih Platform Investasi yang Tepat

Pertama-tama calon investor harus menentukan platform investasi yang akan bertindak sebagai perantara.

Saat ini di Indonesia ada banyak platform investasi saham yang bisa dipilih, mulai dari saham online hingga bank.

Namun yang perlu diperhatikan sebelum memilih adalah legalitas dari platform investasi saham tersebut supaya tidak terjebak yang abal-abal.

Baca Juga:  Apa Itu Parosmia? Apakah Bisa Sembuh? Yuk Kenali Gejalanya

Setelah memeriksa legalitasnya, kamu juga perlu mempertimbangkan biaya admin yang akan dikenakan pada setiap transaksi saham.

  1. Memahami Strategi Nabung Saham

Strategi nabung saham paling populer di kalangan investor adalah dollar cost averaging (DCA).

Baik pemula hingga pemain saham ulung suka menggunakannya karena dapat menghasilkan nilai investasi yang seimbang.

DCA sendiri merupakan strategi pembelian instrumen investasi dalam suatu periode waktu tertentu dengan nominal tetap yang dilakukan secara bertahap.

DCA dapat mendiversifikasi resiko dari fluktuasi harga saham. Strategi ini memang dibuat untuk para investor yang ingin berinvestasi jangka panjang, bukan trader jangka pendek.  

  1. Memilih Saham yang Bagus

Saat menabung saham kamu tidak boleh melakukannya secara sembarangan, karena memang harus melakukan pertimbangan secara matang sebelumnya.

Salah satu hal yang harus dipikirkan adalah saham yang bagus. Bagaimana cara menilai saham bagus atau tidak?

Ada yang namanya indikator penilaian, yakni melalui laporan keuangan perusahaan, manajemen perusahan yang bisa dipercaya, prospek bisnis kedepannya potensial atau tidak, dan apakan bisnisnya menjanjikan.

Bagi para investor pemula, perlu diketahui bahwa ada tiga kriteria perusahaan yang layak untuk dimiliki, yakni saham perusahaan bidang consumer, konstruksi, dan perbankan.  

  1. Memiliki Sekuritas dengan Fee Rendah

Tidak ada yang gratis dalam perdagangan saham. Setiap pembeli atau penabung saham akan dikenakan biaya transaksi atau fee ke perusahaan sekuritas tempat membuka rekening efek, dan untuk besarnya itu berbeda-beda.

Nah, supaya keuntungan investasi saham dapat maksimal, silahkan cari tahu berapa besar fee sell dan fee buy masing-masing perusahaan sekuritas, dan carilah yang paling ringan.

  1. Mengetahui Waktu yang Tepat Dalam Jual Beli Saham

Masing-masing orang tentu mempunyai orientasi berbeda ketika berinvestasi, ada yang lebih memilih bermain trader dan ada juga yang menabung saham dalam jangka panjang.

Namun dalam dunia investasi, ada hukum yang menyebutkan bahwa semakin dini seseorang menabung maka semakin bagus keuntungan yang diperolehnya, dan semakin lama seseorang tersebut mempunyai saham itu, maka semakin bertambah harga jualnya.  

Untuk itu kamu harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli maupun menjual saham. Jika ingin membeli, sebaiknya dilakukan pada bulan September dan Oktober, sedangkan untuk menjualnya bisa dilakukan sebelum bulan Mei atau musim liburan.

Demikian cara nabung saham supaya dapat cuan terus. Kalau ingin sukses besar kamu harus menerapkannya semaksimal mungkin.

Baca Juga:  Pilihan dan Cara Investasi Emas di Pegadaian

Kamu juga harus mengetahui seluk beluk atau mekanisme perdagangan saham yang ada di Indonesia. Semoga berhasil, ya.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: Tips cerdas investasi

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru