Sudahkah Anda Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh dengan Baik?

Memenuhi kebutuhan tubuh akan cairan jadi sebuah kewajiban yang harus Anda lakukan sekarang.


jaga-kebutuhan-cairan

Ilustrasi air di dalam sebuah botol. (Foto: Pexels)


Oleh: Kaisar

Diterbitkan:

the Monkey Times – Tubuh manusia jadi unik karena setiap organ di dalamnya membutuhkan air agar kita tetap bisa hidup layaknya manusia biasa.

Dengan kata lain, tubuh manusia membutuhkan cairan supaya, misalnya, temperatur tubuh tetap terjaga. Selain itu manusia membutuhkan air untuk membuang sampah yang tertinggal di dalam tubuh, sekaligus untuk melumasi area sendi agar kita tetap bisa bergerak bebas.

Saking pentingnya fungsi air, tubuh manusia harus selalu tercukupi kebutuhannya akan air. Atau dalam istilah ilmiah: tubuh harus selalu terhidrasi. Sebaliknya kalau sampai mengalami kekurangan air, maka tubuh dipastikan mengalami dehidrasi.

Memahami manfaat hidrasi

Tubuh manusia mengalami hidrasi ketika kebutuhan cairan/air sehari-hari sudah terpenuhi. Dan ketika sudah terpenuhi, maka seluruh fungsi organ di tubuh bakal berjalan dengan semestinya.

Mengutip Family Doctor, minum enam sampai delapan gelas air putih setiap hari sudah lebih dari cukup, meski orang yang sangat sehat bisa tetap terhidrasi dengan baik.

Syaratnya: ia harus meminum air putih kapan pun ketika dia merasa haus.

Dengan kata lain, rumusan di atas tidak bisa jadi patokan yang harus dipatuhi setiap orang. Kadang seseorang merasa cukup (dalam arti tidak sering merasa kehausan) dengan minum kurang dari delapan gelas air per hari.

Sementara orang lain membutuhkan air lebih dari jumlah tersebut. Jadi rumus sederhana untuk menghindari kekurangan cairan tubuh adalah: segera minum air bila Anda merasa kehausan.

Supaya kebutuhan cairan tetap terpenuhi

minum air dicampur lemon
Ilustrasi minum air putih di dalam botol. (Foto: Getty Images lewat Canva Pro)

Air putih murni memang jadi pilihan terbaik untuk tetap terhidrasi. Walau begitu toh tidak haram juga bila Anda mengkonsumsi minuman dan makanan lain, terutama yang bisa memenuhi kebutuhan cairan.

Jus buah, susu, teh herbal, dan bahkan minuman berkafein, misalnya, bisa dikonsumsi bersama-sama dengan air putih.

Namun Anda mesti menegaskan batasan konsumsi, apalagi bila Anda kebetulan menggemari minuman berkafein. Usahakan untuk tidak meminum kafein lebih dari 400 miligram setiap hari.

Katakanlah Anda sering beli minuman kemasan berbahan soda atau teh, atau ngopi-ngopi, dan bahkan menggemari minuman energi (seperti Kratingdeng, misalnya).

Anda perlu ingat bahwa semua jenis minuman yang disebut diatas mengandung kafein.

Jadinya Anda perlu membatasi konsumsi kafein dengan mengingat rumus harian sebagai berikut:

  • Konsumsi soda: tidak lebih dari 30 sampai 40 miligram setiap hari
  • Konsumsi minuman kemasan berbahan teh: tidak lebih dari 30 sampai 50 miligram setiap hari
  • Konsumsi kopi hitam: tidak lebih dari 80 sampai 100 miligram setiap hari
  • Konsumsi minuman energi: tidak lebih dari 40 sampai 250 miligram setiap hari
Baca Juga:  Apakah Susu Alternatif Bisa Mengganti (Manfaat) Susu sapi?

Baca Juga:

https://tmtimes.id/kaisar-langit/berapa-gelas-kopi-yang-wajar-dikonsumsi-dalam-sehari/

Tanda-tanda tubuh tidak kekurangan cairan

Anda bisa tahu kalau tingkat hidrasi tubuh dalam kondisi baik bila urin yang dikeluarkan berwarna sangat bening.

Tips menjaga kebutuhan cairan tubuh

Sebagian orang mungkin alpa menjaga asupan kebutuhan cairan tubuh. Bisa jadi Anda malas minum air putih secara rutin setiap hari.

Bisa jadi Anda lebih suka minum minuman kemasan, atau lebih sering membeli es teh sebagai teman makan, ketimbang membeli sebotol air mineral.

Baca Juga:

https://tmtimes.id/pemburu-berita/cara-diet-yang-benar-dan-sehat/

Kalau sudah begitu, tandanya Anda harus segera mengubah kebiasaan. Namun bila dirasa sulit, berikut tips yang mungkin bisa membantu:

  1. Bawalah botol/tumbler berisi air minum, kemanapun Anda pergi.
  2. Minumlah sebelum, ketika dan setelah berolahraga.
  3. Minum setiap satu jam sekali.
  4. Segera minum setelah bangun tidur, dan ketika sarapan, makan siang dan makan malam.
  5. Kalau tidak suka air mineral yang tidak ada rasanya, Anda bisa menambahkan irisan lemon ke dalam botol air minum yang dibawa.

Bila Anda benar-benar tidak suka air putih, mungkin ini saatnya mengunjungi dokter dan berkonsultasi guna menemukan solusi yang tepat untuk kondisi Anda.

Ingat bahwa hidrasi menjadi sebuah kebutuhan, agar fungsi organ tubuh bisa berjalan dengan semestinya.

Jadi ketika Anda tidak suka air putih atau minum air, mintalah saran dari dokter agar Anda tetap bisa melakukan langkah tepat untuk menghindari dehidrasi.

Makan apapun rasanya boleh, asal kebutuhan cairan tubuh tetap terjaga.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: tips gaya hidup, tips sehat

Atau baca artikel lain yang ditulis: Kaisar

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru