Cara Kelola THR agar Kantong tidak Cepat Kering

Tahun ini Anda punya lebih banyak kesempatan untuk menyisihkan lebih banyak uang tunjangan hari raya. Begini cara kelola THR dengan mudah.


cara kelola THR

Oleh: Kaisar

Diterbitkan:

the Monkey Times – Lebaran tinggal menghitung hari, dan pastinya sebagian dari Anda sudah menerima Tunjangan Hari Raya dari kantor. Bagaimana cara kelola THR supaya tidak cepat habis? Apa saja pos pengeluaran THR yang harus diprioritaskan?

Dua tahun lalu Anda mungkin masih menyisihkan THR untuk keperluan mudik ke kampung halaman. Namun sudah dua tahun belakangan Anda tidak bisa melakukan hal yang sama, oleh karena situasi pandemi belum juga reda.

Nah, karena mudik harus ditunda, jadinya kunjungan ke rumah kerabat juga tiada. Otomatis alokasi THR pun harus berubah.

Berikut beberapa pos pengeluaran THR yang bisa diatur ulang demi kepentingan perayaan hari raya tahun ini:

  • Membayar kewajiban agama

Agama Islam mensyaratkan seseorang untuk mengeluarkan zakat di bulan Ramadan. Karena itulah Anda bisa mengalokasikan THR untuk menunaikan zakat fitrah.

Anda bisa membayar zakat fitrah melalui pengurus mesjid di dekat rumah atau melalui badan zakat yang dikelola Organisasi Masyarakat, seperti Nu Care, misalnya.

Anda bisa menyisihkan 35 persen dari THR untuk membayar zakat fitrah.

  • Membayar THR untuk pekerja

Ini bisa dilakukan bila Anda mempekerjakan asisten rumah tangga, sopir, atau satpam di rumah. Dengan memberikan THR kepada mereka, Anda turut berkontribusi menyebarkan kebahagiaan untuk orang yang sudah bekerja di rumah Anda.

Anda bisa menyisihkan dana THR sekitar 25 persen untuk keperluan memberikan tunjangan bagi pekerja di rumah Anda.

  • Membayar utang konsumtif

Prioritas selanjutnya adalah memakai THR untuk membayar utang konsumtif. Ini bisa Anda lakukan seandainya ada tagihan kartu kredit yang harus dibayar sekarang, guna menghindari penumpukan bunga utang.

Selain itu Anda bisa membayar utang lain, misalnya utang personal. Kalau punya utang personal, membayarkannya kepada pemberi utang bisa membantu meringankan beban mereka juga.

Alokasinya bisa sebesar 15 persen.

  • Menyediakan dana darurat

Dana darurat bisa Anda gunakan di masa depan untuk menalangi kondisi darurat, misalnya, butuh beli obat mahal untuk menyembuhkan penyakit; membayar biaya servis laptop; dan lain sebagainya.

Dana darurat akan sangat membantu Anda menjaga kondisi finansial pribadi di kondisi yang tidak terduga. Sisihkan sekitar 10 persen dari THR untuk disimpan sebagai dana darurat.

  • Mempersiapkan dana nganggur
ilustrasi alokasi THR
Sisihkan THR untuk masa depan. (Foto: the Monkey Times)

Kalau Anda sudah menyisihkan THR untuk seluruh keperluan di atas, selanjutnya adalah mempersiapkan dana nganggur yang bisa digunakan untuk kepentingan lain, alias menambah pundi-pundi uang.

Baca Juga:  Berapa Biaya Kuliah di Telkom University?

Alokasi dana nganggur yang bisa disisihkan dari THR sekitar 15 persen.

Misalnya: Anda bisa menyimpan dana nganggur untuk berinvestasi Reksa Dana atau saham. Dan bila memungkinkan menyimpan uang dalam bentuk deposito berjangka.

Baca Juga: Tips Sederhana mengelola Keuangan untuk Kaum Milenial

Demikianlah cara kelola THR dengan mengalokasikannya untuk kebutuhan dan kepentingan yang tepat.

Ingat, karena Anda tidak mudik, otomatis pengeluaran dari THR bisa berkurang signifikan. Dengan begitu lebaran tahun ini bisa jadi momen terbaik untuk mengelola keuangan dengan sehat.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: keuangan sehari-hari

Atau baca artikel lain yang ditulis: Kaisar

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru