Buah Salak: Kandungan Gizi, Jenis dan Manfaatnya

Salak mungkin salah satu jenis buah terpopuler di Indonesia. Ia mudah ditemukan dimana-mana, dan bentuknya pun khas.


ilustrasi buah salak

Buah salak banyak manfaatnya untuk kesehatan. (Foto: Getty Images lewat Canva Pro)


Oleh: Data Keeper

Diterbitkan:

the Monkey Times – Dengan tampilan kulit buah menyerupai sisik ular, buah salak terkesan kasar dari luar, namun terasa manis ketika dikunyah.

Bagi sebagian orang, salak terasa sepat di lidah, walau toh rasanya sungguh manis, apalagi bila Anda kebetulan menemukan salak varietas unggul.

Karena alasan itu pula banyak orang menyukai varian salak yang rasanya manis seperti salak pondoh, salak madu, salak gading, salak gula pasir, dan salak sidempuan.

Kandungan gizi buah Salak

Menurut Specialty Produce, buah salak disebut sebagai Fruit of Memory. Alasannya karena buah satu ini sangat kaya akan pottasium dan pectin.

Kita tentu mengenal kedua dzat tersebut sebagai nutrisi yang bermanfaat besar untuk kesehatan otak dan pertumbuhan.

Lebih jauh lagi, salak juga dikenal lewat manfaatnya yang sanggup membantu mencegah diare. Rasanya yang segar membuat salak penuh dengan gizi pula.

Mengutip buku Budi Daya Salak terbitan Redaksi Agromedia, berikut kandungan vitamin dan gizi yang bisa ditemukan pada 100 gram buah salak:

Kalori77 kal
Protein0,5 gram
Karbohidrat20,9 gram
Kalsium28 miligram
Fosfor18 miligram
Zat besi4,2 miligram
Vitamin B10,04 miligram
Vitamin C2 miligram

Jenis salak di Indonesia

Salak dikenal luas sebagai buah asli Indonesia, dan mudah ditemukan dimanapun, termasuk di Pulau Jawa dan Sumatra.

Walau begitu dalam sejarahnya kita juga bisa menemukan salak dengan mudah di daerah lain, seperti Maluku, Bali, termasuk di negara tetangga seperti Malaysia dan Timor Leste.

Penyebarannya yang luas membuat kita mengenal banyak sekali varian salak di Indonesia. Hanya saja beberapa jenis salak memang tidak layak dimakan langsung karena rasanya yang sepat dan karena sedikit gula yang terkandung di dalamnya.

Mengutip kembali buku Budi Daya Salak, berikut jenis salak di Indonesia yang memang terkenal lezat:

  • Salak Manonjaya

Manonjaya memiliki kulit yang lebih tebal ketimbang salak jenis lain. Jenis satu ini diketahui berasal dari daerah Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat. Selain itu juga bisa ditemui di daerah Garut, Jawa Barat sampai Cilacap, Jawa Tengah.

  • Salak Gula Pasir

Kalau mencari salak dengan rasa yang sangat manis, salak gula pasir harus dimasukkan ke daftar prioritas. Rasanya yang mendekati manisnya gula pasir, ditambah dengan buahnya yang relatif kecil, membuat salak jenis ini mudah disukai siapa saja.

Baca Juga:  Syarat dan Cara Mendaftarkan Gugatan Cerai Istri kepada Suami di Pengadilan Agama
  • Salak Padang Sidempuan

Asalnya dari daerah Tapanuli Selatan, bentuknya bulat telur dan sudah lama dikenal sebagai salak dengan rasa manis becampur asam.

Bagian sisik salak Padang Sidempuan terlihat besar, dengan warna kulit hitam kecokelatan. Daging buahnya berwarna kuning tua dengan campuran semburat merah.

  • Salak Gading

Salak satu ini berasal dari Yogyakarta. Warna kulitnya yang coklat kekuningan membuatnya dinamai demikian. Rasanya manis sekaligus renyah, dan aromanya harum, apalagi kalau buahnya sudah cukup tua.

  • Salak Condet

Jenis salak satu ini memang dikenal sejak dulu, terutama di kalangan warga Condet, Jakarta Timur. Dagingnya tebal, berwarna putih kekuningan.

  • Salak Bali

Kalau kebetulan pergi ke Bali, belilah salak Bali yang umurnya sudah tua, sebab rasanya manis dan renyah, dengan tekstur yang terasa seperti pasir tapi tetap enak dimakan.

  • Salak Pondoh

Sentra produksi Pondoh mudah ditemui di daerah Magelang dan Yogyakarta. Jenis yang paling terkenal adalah pondoh super yang paling besar ketimbang jenis salah pondoh lainnya. Buku Budi Daya Salak menyebut salak pondoh glumut sebagai jenis pondoh yang paling manis.

Manfaat salak bagi kesehatan

Mengutip buku Apotik Herbal di Sekitar Anda karya Obi Andareto, manfaat salak bagi kesehatan bisa dirinci sebagai berikut:

  1. Membantu program diet

Kandungan gizi berupa vitamin C dan berbagai jenis gizi lain yang terkandung di dalam buah salak membuatnya cocok untuk dimasukkan ke dalam menu diet harian, terutama yang memanfaatkan konsumsi buah-buahan.

  1. Membantu sembuh dari diare

Buah salak segar yang masih muda disebut-sebut sebagai obat diare yang ampuh, atau setidaknya bisa mengurangi efek buruk diare bagi kesehatan tubuh.

  1. Sebagai obat mata

Salak disebut-sebut mengandung betakaroten yang bisa digunakan untuk memelihara kesehatan mata. Kandungan betakaroten dalam 100 gram buah salak 5,5 kali lebih banyak ketimbang yang bisa kita temukan di buah mangga dalam jumlah yang sama.

Selain itu kandungan betakaroten di dalam salak juga 3 kali lebih banyak ketimbang jambu biji. Dan 5 kali lebih banyak ketimbang semangka merah.

Temukan artikel menarik lainnya di topik: Pengetahuan sehari-hari, serba-serbi panganan sehat

Atau baca artikel lain yang ditulis: Data Keeper



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial