Lyon memastikan tempat di semifinal liga champions setelah menang 3-1 atas City
Foto: Twitter/Lyon
Iklan

Kekalahan City Mengakhiri 24 Tahun Dominasi Inggris dan Spanyol di Liga Champions

Kekalahan City 3-1 atas Lyon mengakhiri dominasi 24 tahun Spanyol dan Inggris di medan kompetisi Liga Champions Eropa.

Photo of author

Oleh: tmtimes bola

Redaktur yang bertanggung jawab mengabarkan informasi seputar dunia sepakbola. Dia sebenarnya nggak demen sepakbola.

tmtimes.id – Olympique Lyon yang mengakhiri kompetisi Perancis di peringkat 7 mengontrol penuh pertandingan 8 besar Liga Champions melawan peringkat 2 Premier League Man. City. Lyon unggul 3-1 di pertandingan yang berlangsung di Estádio José Alvalade – Lisbon, Portugal (16/08/2020).

Gol Lyon dicetak Cornet (menit 24) dan Dembélé (79 & 89). Sedangkan satu gol balasan City dicetak de Bruyne (69).

advertisement

Lyon memang tampak mengontrol penuh jalannya pertandingan tersebut, bahkan ketika City menyamakan kedudukan 1-1. Dan mereka sekarang ditunggu Bayern di semifinal, yang menurut rencana akan berlangsung minggu depan.

Kontestasi dimulai pada menit 22 ketika operan jarak jauh Marcal diterima Karl Toko Ekambi. Bek City Garcia melakukan tekel super guna menghalangi Ekambi mencetak gol.

Sayang bola sapuan Garcia malah mampir ke kaki Maxwel Cornet yang langsung menembakkan bola melewati kiper City Ederson yang sudah mati langkah.

City menekan selepas kebobolan. Dan peluang datang lewat Sterling di penghujung babak pertama. Sayang tendangan pemain sayap itu digagalkan Cornet, yang melakukan tekel gemilang.

Kesempatan untuk City datang lagi di menit 69. Menerima umpan dari Sterling, Kevin de Bruyne melepaskan tembakan mendatar ke sisi pojok gawang yang tidak bisa dijangkau Lopes.

Setelah gol tersebut pasukan asuhan Guardiola terlihat lebih percaya diri. Lalu kesalahan konyol pertahanan City – yang naik terlalu tinggi – di menit 79 membuyarkan usaha keras City. Moussa Dembélé mencetak gol setelah menerima umpan dari Housem Aouar.

Peluang besar untuk City datang di menit 85, ketika Sterling dengan konyolnya gagal mencetak gol di gawang yang sudah kosong. Tembakannya melambung tak terjangkau.

Dan akhirnya di menit 89, Dembélé mencetak gol ketiga memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Ederson yang gagal diamankan kiper City.

Akhir kejayaan Inggris dan Spanyol

selebrasi pemain Lyion setelah memang atas City.
Foto: Twitter/Lyon

Barca pulang setelah ditekuk Bayern dengan cara paling mengenaskan. Lalu kita sudah menyaksikan kekalahan City. Dengan hasil itu berakhir sudah dominasi Inggris dan Spanyol di medan kompetisi Liga Champions.

Dalam sejarah kompetisi Liga Champions, baik Inggris maupun Spanyol memang selalu mengirim timnya ke semifinal Liga Champions sejak 1996. Rekor selama 24 tahun itu putus sudah.

Sebaliknya, Liga Champions musim 2019/20 memunculkan Perancis sebagai negara yang untuk pertama kalinya mengirim dua tim ke semifinal. Selain Lyon, ada PSG yang di babak 8 besar menang 2-1 atas Atalanta.

Formasi akhir City vs Lyon

Man. City: Ederson; Walker, García, Laporte, Cancelo; Fernandinho (Mahrez 56), Gündoğan, Rodri (D Silva 84); De Bruyne, Jesus, Sterling

Lyon: Lopes; Denayer, Marcelo, Marçal; Dubois (Tete 74), Caqueret, Guimarães (Mendes 70), Aouar, Cornet; Depay (Dembélé 75), Ekambi (Reine-Adélaïde 87)

Tinggalkan Komentar

advertisement
Berita Terkini:
bagian depan stasiun jatinegara

Tidak seperti Stasiun Tanah Abang maupun Manggarai, Stasiun Jatinegara terbilang sepi dari penumpang, seperti yang kami saksikan Sabtu, 14 Januari 2023.

advertisement
Artikel Terkait:
indeks konsumen
Optimisme Konsumen Meningkat, Menurut Survei BI
bagian dalam KRL Jogja Solo
KAI Commuter Menambah 6 Jadwal KRL Jogja Solo Khusus Libur Nataru
ilustrasi pecel madiun
Grebeg Maulid Madiun dan Pecel Diakui Sebagai Warisan Budaya tak Benda
ilustrasi gratifikasi
Di Hakordia 2022, KPK Melelang 15 Barang Sitaan Eks Gratifikasi
gedung DPR RI
DPR Bersiap Mengesahkan RKUHP, Akan Menghukum Pelaku Seks diluar Nikah
ilustrasi-pendidikan-siswa
Mahasiswa Harus Siap Menjawab Tantangan Kebutuhan Zaman, Kata Menteri Pendidikan
advertisement
Bagikan artikel ini