Bisnis Waralaba: Pengertian dan Karakteristiknya

Bisnis waralaba mungkin bisa jadi pilihan bagi orang yang ingin mulai sebuah usaha mandiri yang tidak sulit dikelola.


ilustrasi bisnis waralaba

Ilustrasi bisnis waralaba. (Foto: Getty Images lewat Canva)


Oleh: Ika Umi Hayati

Diterbitkan:

the Monkey Times – Satu dari sekian banyak impian para pebisnis adalah melakukan investasi yang menguntungkan. Namun sayangnya impian tersebut bisa tidak sejalan dengan prakteknya, apalagi membangun bisnis, termasuk bisnis waralaba, tidak semudah bayangan kebanyakan orang awam.

Ketika berada di tahap pembangunan bisnis, akan Anda jumpai berbagai kondisi nyata maupun kendala yang diluar perhitungan awal.

Seperti penentuan strategi kesuksesan, kepemilikan sumber daya, konsep atau ide bisnis, dan juga seperti modal sangat penting untuk diperhitungkan jauh-jauh hari. Dari kondisi tersebut dapat diketahui bahwa butuh persiapan matang agar proses bisnis berjalan semestinya.

Ini juga merupakan bagian terpenting ketika membangun dari nol sebuah usaha, akan tetapi bagaimana kalau para pelaku menjalankannya tanpa rasa percaya diri tinggi? 

Beranjak dari kebiasaan para pebisnis pemula ini, maka bisa diberikan pilihan bisnis yang menjadi solusi tepat, yaitu franchise atau bisnis waralaba. Usaha jenis ini bukan sesuatu yang baru di Indonesia dan sudah populer sejak puluhan tahun silam.

Bermula dari seorang pebisnis berkebangsaan Amerika Serikat di tahun 1935 yaitu Howard Deering, dunia perbisnisan telah menganut sistem franchising

Mengenal Bisnis yang Memakai Sistem Waralaba

Pengertian sederhana dari bisnis waralaba adalah model usaha yang dijalankan seseorang dengan memakai proses, sumber daya, logo, brand, hingga ide secara resmi dari seorang franchisor (yang memiliki produk tersebut).

Nah, inilah yang kemudian para pebisnis kenal dengan usaha waralaba, dimana seseorang yang membeli legalitas penggunaan suatu bisnis akan disebut seorang franchise

Orang yang membeli merek dagang tersebut berhak menjual kembali produk maupun jasa franchise-nya sesuai dengan kesepakatan awal antara si pembeli dengan franchisor.

Di dalam kesepakatan tersebut juga tertuang pasal pembeli resmi juga turut serta memelihara proses bisnis sebagai imbalan telah membeli suatu merek dagang. 

Beberapa contoh usaha yang memakai sistem waralaba di Indonesia cukup banyak dan familiar dengan masyarakat. Sebut saja merek dagang terkemuka yang memakai konsep restoran cepat saji seperti Burger King, McDonald, KFC serta Wendy’s.

Sehingga mulai dari iklan marketing, konsep restoran, resep, menu, manajemen dan penggunaan logo di seluruh pelosok negeri sama untuk setiap cabangnya. 

Usaha Waralaba dan beberapa Keuntungan Menjalankannya

Yang menjadi fokus dalam pembahasan usaha waralaba kali ini adalah keuntungan bagi pebisnis yang menjalankannya. Seperti berikut ini.

  1. Manajemen Bisnis yang Terkonsep Baik
Baca Juga:  Pria, Ini Tips Memakai Skincare Harian yang Tepat dan Urutannya

Saat memilih bisnis waralaba, Anda akan menjumpai manajemen bisnis yang matang karena sudah terkonsep rapi sejak awal dan ini tentunya berbeda ketika memulai bisnis dari nol.

Biasanya penawaran sistem franchise ini akan dilakukan setelah suatu bisnis telah mencapai pasar yang stabil, mapan serta baik juga dalam jejak reputasinya. Mudahnya adalah pembeli merek dagang cukup meneruskan strategi bisnis maupun manajemen franchisor.

  1. Minim Resiko karena Perusahaan Induk Memberikan Dukungan Besar

Dibandingkan bisnis yang baru dibangun, investasi pada usaha waralaba memiliki jaminan aman yang tinggi karena adanya peran perusahaan induk yang mendukung para mitra.

Selama bertahun-tahun strategi bisnisnya juga sudah terbukti mampu sukses dan efektif dipakai. Baiknya jejak reputasi dan riwayat kesuksesan waralaba tersebut, meyakinkan banyak orang mulai menggunakan merek dagangnya. 

  1. Merek Dagang Familiar dengan Khalayak

Alasan lain mengapa usaha waralaba jauh lebih unggul adalah karena brand atau merek dagangnya sendiri familiar dengan khalayak umum. Perusahaan tersebut dipastikan juga sudah memiliki pelanggan tetap yang membuat stabil pasarannya.

Dari kondisi ini, tentu menguntungkan siapapun yang membeli produk brand tersebut tanpa harus berpikir dua kali. 

Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai seberapa menguntungkannya bisnis waralaba untuk para pebisnis pemula. Silakan pertimbangkan dengan baik dan jika tertarik dapat memilih franchise paling menguntungkan menurut Anda.

infografis waralaba

Sebagai tambahan informasi, berikut 10 besar franchise populer secara global, menurut daftar yang dirilis oleh Franchise Direct:

  1. Circle K
  2. SUBWAY
  3. Dunkin’
  4. Domino’s
  5. InterContinental Hotels and Resorts
  6. Burger King
  7. Pizza Hut
  8. Marriott International
  9. McDonald’s
  10. KFC

Di tanah air sendiri ada banyak pemain bisnis waralaba. Sebagian besar di antaranya sudah berkembang pesat dengan banyak outlet dan franchisor yang banyak bergabung, sementara sebagian kecil lain masih berusaha membangun merek. Apakah Anda berminat menjadi pemegang lisensi sah dari sebuah bisnis semacam itu?

Temukan artikel menarik lainnya di topik: kaidah bisnis, perencanaan

Atau baca artikel lain yang ditulis: Ika Umi Hayati

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru