Kami mungkin menerima komisi untuk setiap pembelian yang dilakukan lewat tautan afiliasi yang termuat di beberapa jenis konten yang diterbitkan pada topik/kategori tertentu. Pelajari selengkapnya.

Topik: Olahraga

Biografi Susi Susanti, Sang Legenda Bulu Tangkis Indonesia

Sepanjang karirnya, Susi sudah menyabet puluhan gelar seri Grand Prix.


Susi Susanti

Potret Susi Susanti (foto: Wikipedia)

Diterbitkan:

the Monkey Times – Susi Susanti lahir dengan nama lengkap Lucia Francisca Susi Susanti merupakan seorang atlet bulu tangkis Indonesia yang pernah mengukir prestasi mengagumkan di kancah internasional.

Iklan

Wanita kelahiran Tasikmalaya pada 11 Februari 1971 ini berhasil menyabet medali emas Olimpiade Barcelona 1992 cabor bulu tangkis tunggal putri.

Untuk mengenal lebih dekat, mari kita bahas biografi Susi Susanti, sang legenda bulu tangkis Indonesia yang mengharumkan nama bangsa.

Iklan

Menyukai Bulu Tangkis Sejak Sekolah Dasar

Sang atlet diketahui sudah menyukai permainan bulu tangkis sejak duduk di bangku SD.

Kecintaannya terhadap olahraga ini juga mendapat dukungan penuh dari orang tuanya.

Iklan

Susi memulai karir pertama sebagai atlet ketika bermain di PB Tunas Tasikmalaya yang merupakan klub milik pamannya.

Setelah 7 tahun berlatih, ia berhasil menjadi pemenang dalam pertandingan bulu tangkis tingkat junior.

Ketika menginjak kelas 2 SMP atau tepatnya pada tahun 1985, Susi memutuskan untuk lebih serius menjalani dunia bulu tangkis dengan pindah ke Jakarta.

Selama di Jakarta, Susi bersekolah dan tinggal di asrama khusus atlet. Lingkar pertemanannya pun semakin terbatas, apalagi padatnya jadwal latihan membuat Susi lebih memilih untuk beristirahat daripada jalan-jalan.

Mulai dari hari Senin sampai Jumat, latihan akan dimulai dari pukul 7 pagi sampai 11 siang.

Setelah beristirahat, latihan akan dilanjutkan kembali pada pukul 3 sore sampai dengan 7 malam.

Kehidupan seorang atlet memang sangat ketat, mulai dari pakaian, makanan, jam tidur semuanya diatur.

Pada tahun 1989, Susi sudah berhasil memenangkan kejuaran Indonesia Open. Berkat kerja keras, ketekunan, dan kegigihannya, ia berhasil menjadi penyumbang gelar pertama gelar untuk tim Indonesia di Piala Sudirman.

Sampai saat ini masih belum ada atlet yang berhasil seperti Susi Susanti di ajang tersebut.

Menurut sejarah bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti pernah menjuarai All England sebanyak 4 kali pada tahun 1990, 1991, 1993, dan 1994.

Prestasi ini membuat namanya mulai dikenal masyarakat luas sebagai juara kompetisi bulu tangkis dunia.

Bisa dibilang puncak karir Susi terjadi pada tahun 1992 ketika ia membawa pulang medali emas Olimpiade Barcelona 1992 cabang tunggal putri.

Menariknya, Alan Budikusuma yang sekarang menjadi suaminya juga berhasil menjuarai bulu tangkis tunggal putra.

Kemudian pada tahun 1994, ia kembali meraih medali perunggu di Olimpiade Atlanta, Amerika Serikat.

Sepanjang karirnya, Susi sudah menyabet puluhan gelar seri Grand Prix. Dalam dunia bulu tangkis, ia dikenal sebagai pemain yang dapat mengendalikan emosi dan tenang selama bertanding.

Kemampuan inilah yang membuatnya lebih unggul dari lawan. Para pendukung juga yakin ia akan berhasil karena semangat pantang menyerah yang dimiliki Susi Susanti.

Susi memutuskan pensiun pada usia muda, tepatnya setelah menikah dengan Alan Budikusuma.

Ia dan Alan memulai kehidupan dari nol lagi, karena dulu kesejahteraan para mantan atlet masih kurang diperhatikan oleh pemerintah.

Ia mengaku tidak mengizinkan anak-anaknya untuk menjadi atlet bulu tangkis maupun cabang olahraga lainnya karena menilai pemerintah tidak akan menjamin nasib atlet yang sudah pensiun.

Setelah gantung raket, Susi membuka toko pakaian di ITC Mega Grosir Cempaka Mas.

Pakain yang ia jual sebagian berasal dari produk lokal dan sisanya diambil dari Korea, Hongkong dan China.

Usaha ini dikembangkannya dengan baik. Susi dan Alan memiliki 3 orang anak yang dinamai dengan Sebastinus Frederic, Albertus Edward, dan Laurencia Averina.

Selain membuka toko, Susi dan Alan bersama-sama mendirikan pusat pelatihan bulu tangkis di Kelapa Gading dengan nama Olympic Badminton Hall.

Sampai sekarang Susi masih rutin bermain bulu tangkis untuk menjaga kondisi tubuhnya, minimal dua kali seminggu.

Biografi Singkat Susi Susanti, Prestasi dan Penghargaan yang Pernah Diraih

Berikut beberapa prestasi yang pernah ditorehkan Susi Susanti dalam ajang nasional maupun internasional:

  • Juara PON 1993 mewakili Jawa Barat
  • Juara Sea Games mewakili Indonesia pada tahun 1987, 1989, 1991, 1993, dan 1995
  • Semifinalis Piala Uber mewakili Indonesia tahun 1988, 1990, 1992
  • Finalis Asian game tahun 1990 dan 1994
  • Finalis Piala Uber 1998
  • Finalis Piala Sudirman 1991, 1993 dan 1995
  • Juara Piala Sudirman 1989
  • Juara Thailand Open 1991, 1992, 1993, dan 1994
  • Juara World CuP 1989, 1991, 1993, dan 1994
  • Medali Perunggu Asian Games 1990 dan 1994
  • Medali Emas Olimpiade Barcelona 1992
  • Juara Denmark Open 1991 dan 1992
  • Juara China Taipei Open 1991, 1994, dan 1996
  • Juara Indonesia Open 1989, 1991, 1994, 1995, 1996, dan 1997

Sedangkan untuk penghargaan, Susi pernah menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Jasa Utama pada tahun 1992 dan The Badminton Hall of Fame pada tahun 2004. 

Nah, itulah biografi Susi Susanti, mantan atlet bulu tangkis Indonesia yang disebut legenda. Semoga prestasi dan penghargaan yang pernah diraihnya bisa menjadi motivasi bagi para atlet muda.

1637809467 LMqn9WyiH4rRRXbPuXboe1tYL1EqK5ei
Temukan artikel menarik lainnya di topik: biografi tokoh, bulu tangkis