Biografi Singkat Michael Faraday: Ilmuwan Otodidak penemu Generator Listrik

Michael Faraday adalah seorang otodidak yang tak pernah mengeyam bangku sekolah. Namun dia meletakkan fondasi penting di ilmu elektrik.


biografi singkat penemu generator listrik

Oleh: Kukuh

Diterbitkan:

the Monkey Times – Salah kalau seseorang beranggapan bahwa listrik adalah sejenis dzat yang ditemukan. Sebab pada hakikatnya alam sudah menyediakan listrik secara ilmiah.

Ilmuwan seperti Michael Faraday “hanya” perantara yang membantu menjadikan listrik sebagai bagian sentral dari kehidupan manusia zaman modern.

Listrik telah menjelma menjadi kebutuhan wajib sehari hari. Banyak benda elektronik membutuhkan listrik agar dapat beroperasi. Walau begitu listrik bukanlah energi yang ditemukan. Konon katanya manusia sudah menggunakannya sejak 2000 tahun silam.

Sekitar 600 tahun Sebelum Masehi, orang-orang Yunani menyadari keberadaan listrik statis ketika mereka menggosokan bulu binatang ke atas permukaan batu amber. Bertahun-tahun kemudian sekelompok arkeologis pada 1930 menemukan benda yang diyakini sebagai baterai kuno dalam bentuk lembaran tembaga, di sebuah reruntuhan peninggalan Romawi.

Penemu listrik adalah: sejarah lalu mencatat Michael Faraday sebagai ilmuwan yang menemukan generator listrik pada 1831.

Penemuannya itu diyakini sebagai tonggak dasar yang memecahkan kebutuhan manusia akan benda yang menghasilkan arus listrik secara praktis dan berkelanjutan. Sejak itulah manusia bisa menggunakan listrik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Benda temuan Faraday itu lantas mengilhami penemuan bola lampu pijar oleh Thomas Alva Edison di Amerika Serikat dan Joseph Swan di Inggris.

Masa Kecil Faraday si Penemu Generator Listrik

Faraday kecil dilahirkan pada tanggal 22 September 1791 di Inggris. Tempat dilahirkannya sang ilmuwan bernama Newington Butts sendiri saat ini lebih dikenal dengan London Borough of Southwark. Ia merupakan anak nomor tiga dari empat bersaudara. Keluarga Michael Faraday kecil tidak dapat dikatakan berkecukupan.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan pendidikan formal Michael Faraday lebih sering tidak terpenuhi. Di usianya yang ke-14 tahun, Faraday mulai bekerja menjadi loper koran, sembari bekerja di penjilidan buku.

Selama bekerja sebagai tukang jilid itulah Faraday bertemu penjual buku bernama George Riebau. Faraday menghabiskan waktu selama tujuh tahun membaca banyak buku di tempat itu. Ia adalah otodidak tulen.

Pergaulannya dengan buku membuat Faraday tertarik dengan bidang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan sains. Karya-karya sains yang ditulis Jane Marcet dan Isaac Waats diceritakan sebagai sumber inspirasi sains yang kelak ditekuni Faraday.

Mengunjungi Majelis Sains

Memasuki usia 20 tahunan, Faraday mulai rajin mengunjungi ceramah ilmiah Sir Humphry Davy yang merupakan ilmuwan Inggris ternama. Dalam cerita yang tercatat di Science History, salah seorang konsumen di perusahaan penjilidan buku tempatnya bekerja memberikan tiket gratis untuk datang ke seminar yang diampu Sir Davy di the Royal Institution.

Baca Juga:  Wilhelm Wundt: Bapak Psikologi Modern

Disanalah tekadanya menjadi ilmuwan tulen muncul. Sir Davy merekrut Faraday sebagai asisten pada 1813. Tugasnya waktu itu adalah menemani Davy dan istrinya selama memberikan seminar. Terkadang dia menerima tugas menjadi pelayan pribadi istri Davy.

Penemuan pertama Michael Faraday muncul pada 1821, ketika ia berhasil membuat purwa rupa motor listrik. Sepuluh tahun kemudian Faraday mengembangkan purwa rupa itu menjadi generator listrik pertama yang pada dasarnya bekerja dengan cara mengubah gaya magnet menjadi gaya listrik.

Penemuan Michael Faraday di Berbagai Cabang Ilmu

Michael Faraday pun memiliki sumbangsih besar di cabang ilmu lain. Ia menemukan metode mencairkan gas dan juga menemukan zat benzene yang sangat penting di bidang elektrokimian.

Percobaan yang dilakukan Faraday di bidang elektrolis sudah lama dipakai sebagai dasar pengembangan ilmu elektrokimia hingga saat ini. Beberapa istilah populer seperti ion, elektroda, katoda, dan anoda merupakan istilah penting yang dipakai Faraday.

Peran penting Faraday di bidang Fisika pun tidak kalah mentereng. Dia meletakkan fondasi pengetahuan berkat penemuannya tentang garis gaya listrik, garis gaya magnet, elektromagnetik rotasi dan induksi elektromagnetik.

Sepanjang karirnya sebagai ilmuwan, Faraday sempat mengerjakan beberapa proyek pemerintah Inggris. Namun ia menolak mentah-mentah saat diminta Pemerinta Inggris membuat senjata kimia di perang crimea.

Faraday menutup usia di umur 75 tahun. Dia dikebumikan di kawasan Highgate, bersebelahan dengan makam istri tercintanya, Sarah Barnard.

Penulis: Kukuh Hilmawan Putra | Editor: M. Hadid

Temukan artikel menarik lainnya di topik: biografi tokoh, narasi tokoh

Atau baca artikel lain yang ditulis: Kukuh

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru