Berapa banyak Pesan yang dikirim Whatsapp dalam Sehari?

Aplikasi tukar pesan milik Facebook, Whatsapp, diklaim mampu menangani pertukaran 100 miliar pesan per hari.


Ilustrasi penggunaan Whatsapp

Oleh: tmtimes news

Diterbitkan:

the Monkey TimesAplikasi tukar pesan milik Facebook, Whatsapp, diklaim mampu menangani pertukaran 100 miliar pesan per hari. Fakta ini diungkap dalam laporan pendapatan Facebook yang diumumkan Kamis (29/10/20) kemarin.

Mengutip Tech Crunch, jumlah pesan sebanyak itu seliweran pada malam tahun baru lalu – tentu saja berlangsung di antara para pengguna Whatsapp. Hari itu tercatat sebagai hari dimana Whatsapp mencetak angka engagement tertinggi sepanjang sejarah.

Dengan jumlah engagement sebanyak itu, tidak heran bila sekarang Whatsapp berkompetisi dengan aplikasi pertukaran pesan lainnya, Facebook Messenger, yang juga dimiliki perusahaan yang sama.

Sedikit memutar waktu ke 2016 silam. Waktu itu diberitakan sebanyak 60 milar pesan seliweran di antara para pengguna Facebook Messenger.

Khusus untuk Whatsapp, Jan Koum – pendiri Whatsapp – pada 2014 mengumumkan rekor dimana waktu itu aplikasi perpesanan bikinannya mampu menangani pertukaran teks pesan sebanyak 50 miliar dalam sehari. Mengutip Tech Crunch kembali, pada 2014 jumlah pengguna Whatsapp tidak lebih dari 500 juta.

Dengan popularitasnya yang masif, digunakan oleh lebih dari 2 miliar orang di seluruh negara, popularitas Whatsapp jauh melebihi aplikasi pertukaran pesan apapun, bahkan yang dimiliki oleh perusahaan tech terkenal macam Google.

Walau populer, namun Whatsapp masih belum terbukti sebagai aplikasi yang mampu secara penuh menyokong fungsionalitas Facebook. Dan ini merupakan dilema.

Beberapa tahun terakhir Whatsapp memperkenalkan fitur baru yang memudahkan pebisnis menjalin komunikasi dengan konsumen – yang menggunakan Whatsapp Business dan terkoneksi dengan Halaman Bisnis di Facebook.

Namun yang masih jadi pertanyaan adalah apakah Whatsapp akan melanjutkan rencana perilisan layanan pembayaran, yang sempat direncanakan hadir di Brazil dan India.

Khusus untuk di India, Whatsapp sudah melakukan sejumlah ujicoba layanan pembayaran di negara tersebut pada 2018.

Baca Juga:  Inggris laksanakan Lockdown kedua untuk Mencegah Bencana Medis
Temukan artikel menarik lainnya di topik: berita hari ini, berita teknologi, kabar aplikasi, whatsapp

Atau baca artikel lain yang ditulis: tmtimes news

artikel Terkait

Terbanyak Dibaca


Artikel Terbaru