Beragam Kontroversi Dibalik Pembelian Newcastle United

Dana yang dikeluarkan pun tidak tanggung-tanggung, jumlah yang dihabiskan mencapai 300 juta paun atau jika dirupiahkan setara Rp. 5,7 triliun.


Newcastle United

Tampilan bendera Newcastle United (Foto : Twitter)

Oleh: Redoni
Diterbitkan:

the Monkey Times – Kabar mengejutkan kembali menggemparkan jagat raya sepakbola, khususnya pada klub Liga Inggris, yaitu Newcastle United.

Bagaimana tidak, klub tersebut mampu membuat keki Liverpool dan Manchester United, karena masuknya Pangeran Arab Saudi Muhammad bin Salman melalui Public Investment Fund (PIF) langsung membelinya. 

Dana yang dikeluarkan pun tidak tanggung-tanggung, jumlah yang dihabiskan mencapai 300 juta paun atau jika dirupiahkan setara Rp. 5,7 triliun.

Sebuah nilai yang sangat fantastis dan membuat Newcastle akan langsung melakukan perubahan besar-besar. Namun, dibalik pembelian tersebut ada kontroversi yang muncul. Apa saja itu? Simak yuk. 

Mengalihkan Isu HAM 

Melihat pembelian dengan nominal yang sangat besar membuat pihak Amnesty International menganggap Arab saudi mencoba mengalihkan isu yang sedang terjadi, yaitu kasus HAM yang sedang terjadi.

Berdasarkan informasi dari BBC Arab Saudi mencoba strategi baru untuk masuk pada olahraga agar bersih dari kasus HAM. 

Menanggapi permasalahan tersebut, PIF bukan berasal dari Arab Saudi dan membutuhkan waktu sekitar 4 tahun untuk masuk pada bursa tersebut.

Bahkan, otoritas Premier League pun sudah mendapatkan jaminan hukum bahwa pembelian tersebut bukan dari Arab Saudi, tetapi berasal dari PIF, walaupun dana didapatkan sebagian besar dari negeri minyak tersebut. 

Ditentang 4 Klub Besar Inggris 

Tidak hanya dituding mencoba mengalihkan isu HAM internasional, pembelian Newcastle United juga ditolak oleh sebagian klub-klub besar Liga Inggris.

Hadirnya investor dari Arab Saudi membuat klub papan atas, seperti Manchester United, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur langsung meminta pengajuan rapat kepada Otoritas Premier League. 

Tujuan dari pertemuan tersebut untuk membahas terkait kepemilikan atau bos baru dari Newcastle United tersebut.

Agenda yang santer terdengar, keempat klub tersebut mencoba untuk tidak memasukkan daftar pengusaha Arab Saudi masuk dalam Liga Inggris. Informasi yang beredar, Tottenham akan menjadi pelobinya ke otoritas liga. 

Terjadi Perubahan Besar Klub 

Mendapatkan suntikan dana yang besar membuat Newcastle United akan merombak skuad yang ada didalamnya.

Tidak hanya pemainnya saja, tetapi manajer dan jajarannya akan diperhatikan dan kemungkinan akan digantikan. Dengan begitu, Steve Bruce sudah harap-harap cemas akan statusnya. 

Bahkan, kursi manajer pun sudah dipersiapkan dan muncul beberapa nama yang akan menggantikannya, termasuk ada Zinedine Zidane, Antonio Conte, Frank Lampard, dan Steven Gerrard. 

Nah, bagaimana keputusannya nanti? Tunggu saja informasi terbarunya dari perkembangan Newcastle United tersebut.

Baca Juga:  Liverpool Kalah: Perpanjang Rekor Buruk Awal Tahun
Temukan artikel menarik lainnya di topik: Kabar sepakbola Inggris

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru