Beginilah Suka Dukanya Mahasiswa Semester Akhir

Kapan wisuda?


suka duka mahasiswa semester akhir

Ilustrasi mahasiswa tingkat akhir. (Foto: Istimewa)


Oleh: Ika Umi Hayati

Diterbitkan:

the Monkey Times – Status menjadi mahasiswa semester akhir memang terkadang banyak suka dan dukanya, untuk mahasiswa baru yang melihat terkadang menginginkan posisi tersebut.

Karena terlihat keren, pergaulan lebih variatif, dan pengetahuan yang lebih luas. Belum lagi dengan berbagai kesibukannya seperti menyelesaikan skripsi, wisuda, dan bekerja nantinya. 

Tentunya itu menjadi hal yang indah untuk mahasiswa baru yang baru menduduki bangku perkuliahan.

Namun, jika kamu sedang berada diposisi tersebut akan melihat dan bertanya-tanya mengenai keadaannya dan ingin mengulang kembali menjadi maba. Lantas, apa saja sih suka duka menjadi mahasiswa semester akhir itu? Yuk kita bahas. 

6 Suka Duka Mahasiswa Semester Akhir 

  1. Penuh Tekanan Menyelesaikan Skripsi 

Jika orang lain yang melihatnya, mengerjakan skripsi itu memang terlihat akan selalu menyenangkan.

Padahal ada banyak permasalahan yang akan terjadi, mulai dari penolakan judul skripsi, revisi yang setiap hari, dan tekanan orang tua untuk cepat lulus.

Hal inilah membuat seorang mahasiswa semester akhir sedang diuji dan dihadapkan dengan kesulitan. 

Secara perlahan beberapa beban yang menumpuk itu berakhir dengan penuh tekanan dan tingkat stress yang bertambah.

Apalagi jika mendapatkan dosen yang sulit untuk diajak kompromi, rasanya mau meninggal deh. Tapi, demi gelar sarjana dan kebanggaan diri serta keluarga, rasanya apapun itu harus dihadapi ya. 

  1. Lingkungan Pertemanan Semakin Tipis 

Mungkin pada awal masuk dan pertengahan kuliah kamu akan merasakan masa-masa indah dan kejayaan selama kuliah.

Namun, memasuki tahap akhir kamu harus siap menerima kenyataan kalau lingkungan pertemanan akan perlahan menghilang seiring berjalanya waktu. Semua semakin terasa ketika memasuki masa-masa akhir kuliah. 

Teman yang biasanya nongkrong bersama dan bercanda di teras kantin sekarang mulai pergi, karena sudah meniti fokus barunya tentang kehidupan.

Biasanya makan bareng, akhirnya hanya pesan online atau mampir sebentar di warung langganan.

Karena semuanya sudah selesai dan posisi kamu hanya sendiri berada di kampus, sedih deh kalau diceritain tuh. 

  1. Perjuangan Tinggal Selangkah Lagi 

Dibalik kesedihan pasti akan ada kesenangan yang akan didapatkan, termasuk dalam dunia perkuliahan.

Saat kamu berada pada level bawah dan berjuang untuk mendapatkan gelar sarjana akan tergantikan dengan suasana haru dan senang, akhirnya berhasil juga mencapai titik baru dan lebih siap menghadapi berbagai permasalahan lainnya. 

Baca Juga:  Saya Bertanya tentang New Normal kepada Pengurus Pondok Pesantren Nurul Ummah Jogja

Perjuangan kamu tinggal selangkah lagi yaitu wisuda, momen inilah yang paling ditunggu.

Akhirnya semua beban yang ada menghilang dengan cepat. Apabila kamu sedang berada pada posisi skripsian, cepat atau lambat permasalahan itu akan selesai.

Tidak perlu sedih, tetap semangat ya, sebentar lagi kok untuk sampai pada garis finish. 

  1. Memasuki Gerbang Kehidupan 

Proses ini antara senang atau sedih, karena ketika selesai kuliah dan mendapatkan gelar sarjana atau diploma kamu akan memasuki gerbang kehidupan yang sesungguhnya.

Apalagi ditengah krisis ekonomi saat ini, peluang bekerja akan sangat ketat dan bersaing dengan berbagai lulusan dari beberapa universitas yang ada. 

Terlebih jika kamu belum mengetahui arah dan tujuan setelah lulus, maka itu akan menjadi persoalan yang harus mulai dipahami dan diketahui dengan cepat. 

Namanya kehidupan, suka duka tentu menjadi sebuah kepastian yang tidak bisa dielakkan.

Tapi, nikmati saja setiap prosesnya dan pastikan kamu mempunyai perencanaan untuk menghadapinya. Untuk yang baru lulus, selamat wisuda ya dan semoga bisa mendapatkan tujuan hidupnya ya hehe. 

  1. Pengetahuan dan Pengalaman Lebih Banyak 

Berada pada posisi mahasiswa akhir tentunya akan jauh lebih banyak mengenal berbagai pengetahuan tentang perkuliahan dan pengalaman selama menjadi mahasiswa.

Apalagi jika kamu termasuk orang yang aktif di berbagai organisasi dan pernah membuat acara yang memukau, rasanya itu akan menjadi kenangan dan diimpikan oleh mahasiswa baru. 

Dengan modal tersebut, menjadi mahasiswa semester akhir tidak benar-benar kelam kok. Ada banyak berbagai keunggulan juga yang didapatkan.

Jadikan hal ini sebagai motivasi untuk lebih giat dan memberikan contoh terbaik untuk para junior yang baru memulai. 

  1. Cari Pasangan dan Modal Wisuda 

Perjalananmu sebagai mahasiswa memang tinggal sebentar lagi, jika kamu masih sendiri dan belum punya gandengan cari yuk adik angkatan.

Nanti pas wisuda ada yang menemani dan wisudamu akan lebih berwarna loh, syukur-syukur sampai pelaminan. Namun, gak hanya pasangan saja ya, modal untuk wisuda perlu dipertimbangkan ya. 

Apabila tidak ingin untuk bebani orang tua, mungkin bisa mencoba mencari kerja paruh waktu atau freelance sesuai bidang yang ada.

Dengan begitu, pas wisuda nantikamu mempunyai cukup modal untuk foto wisuda, mengundang teman makan-makan, dan perintilan lainnya. 

Untuk pejuang semester akhir, tetap teguhkan tekad ya. Jangan pernah loyoh, bebanmu kedepannya akan jauh lebih berat, percayalah. 

Baca Juga:  Kekuatan Pikiran Positif dan Kemunculan Depresi
Temukan artikel menarik lainnya di topik: kuliah semester akhir, mahasiswa semester akhir

Atau baca artikel lain yang ditulis: Ika Umi Hayati



Slide
Infografis jumlah bus listrik di seluruh dunia
Slide
Infografis vespa matik di Indonesia
Slide
Infografis kencan di era pandemi
Slide
melek finansial
Slide
infografis waralaba
Slide
infografis-jaga-kesehatan-saat-banjir
Slide
Infografis aktor Philip Seymour Hoffman
Slide
Infografis estetika film Paul Anderson
previous arrow
next arrow


Rekomendasi Artikel


Cara Sinema Sport Wisata Sosial