Connect with us

Hi, what are you looking for?

Musik

OK Computer terbaik, tapi Plis jangan sepelekan the Bends

Celaka betul kalau kita sampai menyepelekan the Bends, sebuah album yang materinya digarap Radiohead pada 1900-an. Dari sinilah fondasi OK Computer dibangun.

Ilustrasi sampul album the Bends

OK Computer memang album terbaik. Banyak sekali apresiasi untuk album Radiohead yang dirilis pada 1997 itu. Salah satu yang terbaru adalah penobatan OK Computer sebagai album terbaik era 90-an versi jajak pendapat Sounds of the 90s Fearne Cotton di BBC Radio.

Kedigdayaan tersebut tak akan diraih OK Computer bila sebelumnya Radiohead tidak merilis the Bends ke pasar musik. Album ini dikenang sebagai sebuah sophomore yang ikut membangun pondasi OK Computer.

Iklan

Dikatakan demikian karena semua unsur yang ada di The Bends kelak akan dikembangkan Thom Yorke dan kawan-kawan di OK Computer.

Lirik yang Agak Abstrak

Pihak awam mungkin akan mengira kalau Radiohead baru melakukan eksperimen terhadap musiknya di OK Computer ataupun Kid A. Namun, rupanya Thom Yorke cs justru sudah melakukannya di era The Bends. Walaupun belum segila dua album tersebut.

Eksperimen pertama yang dilakukan Radiohead adalah di sektor lirik. Di album pertama mereka yang bertajuk Pablo Honey, lirik-lirik yang ditulis Thom Yorke cenderung personal dan tidak terlalu multitafsir. Salah satu contohnya yang sudah kita kenali bersama adalah pada lagu “Creep”.

Di The Bends, Yorke mulai menulis lirik yang lebih abstrak. Dikatakan abstrak lantaran Thom Yorke tidak menulis liriknya secara deskriptif. Melainkan, dengan menggabungkan beberapa kata atau kalimat yang nggak nyambung sama sekali.

Walau abstrak, sejumlah lirik lagu pada The Bends sendiri rupanya terinspirasi dari buku yang dibaca oleh Thom Yorke, peristiwa sosial yang terjadi di masa iu, setra dari lagu yang didengarkan Thom Yorke.

Semisal lagu “Street Spirit (Fade Out) yang terinspirasi buku The Famished Road-nya Ben Okri, serta dari lagu-lagu grup musik R.E.M. Atau, lagu “Fake Plastic Trees” yang terinspirasi oleh pembangunan komersial yang dilakukan oleh Canary Wharf.

Penulisan semacam itu bikin liriknya jadi cukup multitafsir. Gaya penulisan semacam ini nantinya bakal dipakai dan dikembangkan di album OK Computer, serta album-album lain setelahnya.

Harmonisasi Tiga Gitaris

Di sektor musik, The Bends menjadikan tiga gitaris mereka sebagai senjata andalan. Masing-masing gitaris dari band asal Oxford itu memerankan peranannya sendiri.

Mulai dari Thom Yorke yang menjadi seksi gitar ritem, Jonny Greenwood selaku lead guitarist yang memberi sejumlah riff yang agresif, hingga Ed O’Brien yang memberi sentuhan ambience lewat gitar listrik miliknya.

Salah satu contoh terbaik dari harmonisasi ketiganya adalah pada lagu “My Iron Lung”. Lagu sepanjang 4 menit 38 detik ini diawali dengan lead gitar Jonny Greenwod. Disusul suara ambience dari gitar ed O’Brien yang datang berbarengan dengan suara bass serta drum.

Ketika Thom Yorke menyanyikan lirik “we scratch our eternal itch…“, Thom lantas memasukkan part gitar ritem miliknya. Dan klimaks pun terjadi di bagian chorus.

Di bagian itu, ketiga gitaris Radiohead mengeluarkan permainan gitar yang distortif dan agresif, Melatari Thom Yorke yang bernyanyi seperti orang marah dan mengancam.

Harmonisasi dari tiga gitaris di The Bends terus dipeliharai hingga di OK Computer. Pada OK Computer, harmonisasi ketiga gitarisnya lebih variatif dan unik. Hal itu tak lepas dari efek gitar yang dipakai Jonny Greenwood dan Ed O’Brien.

Selain lebih variatif, penggunaan tiga gitaris di Ok Computer tidak lebih banyak dibanding The Bends. Hanya beberapa lagu di Ok Computer saja yang memakai format tiga gitaris. “Airbag”, Paranoid Android”, dan “Let Down” adalah tiga di antaranya.

Format tiga gitaris sendiri sebetulnya sudah dipakai sejak album Pablo Honey. Hanya saja, suara gitarnya tidak seagresif dan sedistortif The Bends.

Pemakaian Keyboard dan Synthesizer, serta Pedalboard

Di The Bends, Radiohead mencoba memasukkan unsur keyboard dan synthesizer ke dalam beberapa lagunya. Penggunaan dua instrumen itu bikin musik di tiap lagunya jadi makin kaya.

“Planet Telex”, “Fake Plastic Tree”, dan “Street Spirit (Fade Out)” adalah tiga contoh lagu yang memaksimalkan pemakaian keyboard dan synthesizer.

Penggunaan pedalboard alias efek gitar juga bereran di lagu-lagu The Bends. Pemakaian pedalboard pada The Bends sendiri bikin beberapa lagunya terasa begitu mengawang-ngawang.

“Bulletproof… (I Wish I Wash), serta “[Nice Dream] adalah dua lagu yang mengoptimalkan pedalboard. Bunyi-bunyian pedalboard akan kamu dengarkan sejak detik awal, saat pertama kali mendengarkan “Bulletproof”.

Adapun di “[Nice Dream]”, kamu bisa mendengarkannya di satu menit terakhir lagu tersebut.

OK Computer juga mengadopsi penggunaan keyboard, synthesizer, dan pedalboard di hampir tiap lagunya. “Climbing Up The Wall” adalah contoh lagu di OK Computer yang pakai keyboard dan synthesizer.

Sementara “Karma Police” adalah bukti bagaimana pedalboard dipakai dalam suatu lagu. Penggunaan pedalboard “Karma Police” sendiri mirip dengan lagu “[Nice Dream]”. Hanya dipakai saat lagu akan berakhir.

Awal Jalinan Kerjasama Radiohead dengan Stanley Donwood serta Nigel Godrich

Radiohead tak akan bisa merampungkan OK Computer, bila tak dibantu oleh Stanley Donwood, serta Nigel Godrich. Keduanya boleh dikata sebagai “personel keenam dan ketujuh” yang selalu ada di Radiohead.

Stanley Donwood membantu Jonny Greenwood cs di ranah artwork album. Sementara Nigel Godrich membantu di ranah produksi. Keduanya sendiri sebetulnya sudah membantu Radiohead sejak pembuatan album The Bends.

Album The Bends merupakan debut pertama Stanley Downwood sebagai artworker bagi Radiohead. Dialah yang berjasa membuat sampul album The Bends yang ikonik itu.

Ada cerita menarik dibalik terciptanya sampul album The Bends. Mulanya, Donwood bersama Thom Yorke hendak membuat gambar sampul album yang terinspirasi dari lagu Radiohead itu sendiri, “My Iron Lung”.

Untuk merealisasikan ide itu, Donwood dan Thom Yorke pun lantas mengunjungi rumah sakit, lalu merekam paru-paru besi. Sayangnya, ide tersebut tidak dijadi dipakai. Sebab, Donwood berujar kalau ide tersebut ternyata tak menarik untuk dipakai.

Singkat cerita, mereka pun akhirnya memakai cuplikan manekin CPR sebagai gambar sampul album The Bends. Menurut Donwood, ekspresi wajah dari cuplikan manekin itu memiliki ekspresi wajah seperti Android yang baru pertama kali merasakan merasakan ekstase sekaligus penderitaan.

Kini kita bicara kontribusi Nigel Godrich di The Bends. Di album kedua itu, Godrich sebetulnya hanya berkontribusi sebagai sound engineer, serta hanya meproduseri satu lagu saja. “Black Star” adalah lagu tersebut.

“Black Star” sendiri mulanya hanya dijadikan lagu side-B saja. Lagu tersebut juga direkam tanpa kehadiran John Leckie. Produser Radiohead saat itu.

Kesamaan visi dan misi akhirnya menjadikan Godrich sebagai produser untuk album Ok Computer. Serta, album-album Radiohead setelahnya.

The Bends tersusun atas lirik yang abstrak; penggunaan tiga gitaris yang harmonis; pemakaian keyboard, synthesizer, dan pedalboard; serta kontribusi dari Stanley Donwood dan Nigel Godrich.

Semua elemen yang dipakai pada The Bends itu lalu dipakai sebagai fondasi OK Computer. Sebuah mahakarya terbaik yang pernah dibuat oleh Radiohead.

Iklan

Artikel Menarik Lainnya

Iklan