Connect with us

Hi, what are you looking for?

Cara Hidup

Duduk Perkara Kelebihan Blogging di era Serba Vlogging

Ada berbagai kelebihan blogging yang membuatnya masih jadi pilihan utama platform untuk menampung konten digital.

blogging
Ilustrasi kegiatan blogging. (Foto: Pixabay)

Di zaman sekarang siapa yang tidak tahu vlogging? Kalau dibandingkan dengan blogging, vlogging memang lebih memanjakan mata. Lagipula, konon katanya sekarang adalah era dimana lebih banyak orang menghabiskan waktu menonton video.

Jadi tak mengherankan kalau ada banyak orang yang lebih tertarik buat menggeluti profesi vlogger dibanding blogger. Padahal jika ditilik lebih dalam, masih ada kelebihan blogging yang belum terganti.

Sebelum menulis lebih banyak tentang kelebihan blogging, Anda mungkin perlu tahu ada 600 juta blog yang tayang di internet, menurut data Oberlo. Jumlah tersebut melengkapi 1,7 miliar situs yang hidup di luar sana.

Asumsikan sebagian besar dari 600 juta blog itu menumpang platform gratis macam WordPress.com atau Blogspot.com, sudah pasti dunia blogging terlihat sangat kompetitif. Maksudnya, tentu tidak mudah membuat satu blog terlihat lebih menonjol di antara 600 juta blog lain.

Walau begitu tidak ada salahnya mulai ngeblog sekarang. Mungkin sesekali Anda pengin menuangkan pikiran atau menulis curhatan, tapi bingung memilih saluran publikasi. Dalam konteks sepert itu, blogging bisa jadi salah satu opsi terbaik.

Apa cuma itu fungsi blog? Tentu tidak. Ada berbagai kelebihan blogging yang membuatnya masih jadi pilihan utama platform untuk menampung konten digital.

Blogging tidak butuh modal besar

Blogging tidak butuh laptop spesifikasi tinggi atau gadget canggih lainnya. Selama ada laptop dan koneksi internet, kamu sudah bisa mulai blogging. Kalaupun butuh foto untuk konten blog, kamera smartphone sudah lebih dari cukup.

Kalau di vlogging, kamu akan butuh kamera yang bisa merekam video dengan kualitas bagus. Meski bisa merekam video blog pakai kamera smartphone, hasilnya jelas tidak bisa banyak diandalkan.

Laptop yang dibutuhkan juga harus punya spesifikasi yang cukup tinggi dan mampu menunjang urusan editing. Dan untuk hasil yang lebih bagus, vlogging juga butuh peralatan lighting. Selain itu properti atau pakaian yang digunakan juga harus memenuhi standar tertentu.

Lebih mudah dibuat

Proses paling susah saat blogging sebenarnya ada pada menemukan dan mengembangkan ide. Kalau soal menulis, kamu tidak butuh banyak peralatan mahal. Cukup berbekal laptop spesifikasi menengah dan koneksi internet, kamu sudah bisa mulai menulis blog.

Hal seperti ini jelas tidak bisa kamu temukan saat vlogging. Alat untuk vlogging saja lebih banyak. Selain laptop dan koneksi internet, kamu juga butuh kamera. Laptop yang dibutuhkan spesifikasinya juga tinggi.

Meski sama-sama ada proses editing-nya, editing artikel relatif lebih mudah dan cepat. Inilah kelebihan blogging. Di sisi lain, editing video pastinya butuh skill ekstra. Waktu yang dibutuhkan dalam proses editing juga lebih lama.

Relatif murah untuk dibangun

Dengan catatan Anda membangun blog memanfaatkan platform gratis seperti WordPress.com atau Blogspot.com. Kedua platform tersebut tidak jauh berbeda dalam hal fitur dan kelengkapan membangun blog, jadi Anda bisa menjadikan salah satu dari keduanya sebagai pijakan untuk memulai kegiatan blogging.

Konteksnya bakal berbeda ketika Anda mau mempercantik tampilan blog, membuat web berbasis blog, atau ingin memonetisasi blog. Kalau itu maunya, kedua platform yang disebut di atas belum mampu memenuhi keinginan tersebut.

Mengasah kemampuan penulisan

Cara terbaik untuk mengasah kemampuan menulis adalah dengan menulis. Saat menulis konten untuk blog, kemampuanmu akan terus meningkat seiring dengan banyaknya konten yang dibuat.

Konsistensi dalam menulis juga penting. Kalau bisa, tulis minimal satu artikel blog setiap harinya. Pikiran manusia pada dasarnya begitu aktif. Jadi tulis dan ekspresikan saja apa yang ada di pikiranmu.

Skill menulis yang kamu asah setiap hari nantinya akan berguna dalam banyak hal, termasuk dalam kehidupan profesional. Setidaknya, proses menulis itu sendiri memiliki dampak positif terhadap pengembangan cara berpikir.

Jika kamu memiliki impian untuk menulis buku, blogging bisa membantumu untuk mencapai titik itu.

Blogging memiliki audiens tersendiri

Baik blogging atau vlogging, keduanya memiliki audiensnya masing-masing. Bagi orang yang mencari informasi dan butuh cepat, umumnya mereka lebih memilih artikel.

Di sisi lain, bagi mereka yang memang sedang meluangkan waktu dan ingin belajar hal baru dengan cara yang lebih menyenangkan, video bisa jadi opsi yang lebih menarik.

Meski koneksi internet semakin cepat dan streaming video jadi lebih mudah, blogging masih memiliki tempat tersendiri. Beberapa kelebihan blogging juga belum terganti. Jadi bagi kamu yang masih ingin blogging, kesempatan itu masih ada. Jangan berhenti berkarya dan terus menulis.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi Artikel

Otomotif

Volvo memperkenalkan sedan S60 generasi ketiga, yang menantang keberadaan BMW Seri 3 dan Mercedes Benz S-Class.

Sepakbola Inggris

Liverpool mengalami kesialan kala bertandang ke markas Brighton, yang berhasil menahan imbang anak asuhan Jurgen Klopp dengan skor 1-1.

Surat

Surat ini kutujukan untuk pujaan hati. Aku memujamu setiap saat. Sampai-sampai semuanya terasa begitu indah.

Surat

Surat ini kutujukan untuk sosok istimewa. Ayah yang kuingat sebagai seorang sosok pekerja keras yang rela berkorban untuk keluarga.