5 Kekhasan Nasi Jinggo Bali dan Rekomendasi Tempat yang Wajib Dicoba

Sambal ijo dalam nasi Jinggo memberikan sensasi tersendiri.


nasi Jinggo

nasi Jinggo

Oleh: Hero
Diterbitkan:

the Monkey Times – Untuk yang pernah berkunjung ke Bali rasanya sudah tidak asing dengan menu nasi jinggo Bali, karena hampir ditemui tiap-tiap sudut kota.

Apalagi dengan kesan yang didapatkan dari nasi jinggo yang murah, sederhana, dan khas rakyat.

Sehingga banyak masyarakat penasaran dan ingin untuk mencicipi sensasi rasa yang diberikan ketika menyantapnya. 

Nasi jinggo sendiri termasuk dalam kuliner yang fenomenal dan banyak disukai oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga masuk dalam jajaran kuliner yang patut untuk dicoba.

Mungkin sekarang ada beberapa tambahan yang diberikan, namun tetap saja menu khas ini menanamkan ciri khas yang kental. Nah, apa saja yang menarik? Yuk simak ulasannya. 

Ciri Khas Nasi Jinggo

  1. Harga Murah 

Jika kamu ingin hemat ketika sedang berliburan ke Bali mungkin bisa memasukkan nasi jinggo kedalam list makan setiap harinya.

Karena, kuliner tersebut memang dikenal sangat murah dan sangat terjangkau. Oleh karena itu, apabila kamu tidak mempunyai budget yang besar, memilih nasi jinggo bisa menjadi alternatif yang tepat. 

Harga yang ditawarkan oleh pedagang sangat bervariasi, beberapa menu yang ditawarkan kisaran Rp. 3.000 hingga Rp. 5.000 saja.

Menu ini sangat tepat untuk kamu pilih sebagai santapan khas yang pas dalam menjaga perut tetap kenyang. 

  1. Kuliner Khas Pekerja Berat

Pada tempo dulu nasi jinggo memang banyak dikenal sebagai kuliner untuk para pekerja berat, karena memiliki porsi yang banyak dan harga begitu merakyat.

Tidak heran menjadi makanan wajib untuk para sopir, buruh bangunan, dan tukang panggul.

Bahkan, nasi jinggo masih ditawarkan dengan harga yang begitu murah dan sesuai dengan esensi namanya Jinggo berarti Rp. 1.500. 

Namun, seiring berkembangnya zaman dan eksistensinya, nasi jinggo ditawarkan dengan harga yang berbeda. Karena kebutuhan bahan baku yang terus naik dan sudah banyak dikenal oleh berbagai lapisan masyarakat. 

  1. Dibungkus Daun Pisang 

Kekhasan yang tidak pernah pudar dari nasi jinggo sendiri adalah selalu dibungkus dalam daun pisang dan berbagai menu yang lengkap.

Isiannya pun relatif bervariasi mulai dari nasi pulen, tempe goreng, sambal yang pedas, dan sedikit taburan daging ayam.

Namun, sekarang ada beberapa permintaan dan modifikasi, seperti acara arisan, syukuran, dan lainnya.

Harga yang diberikan pun berbeda dan sedikit lebih mahal dibandingkan yang umum ditawarkan pada beberapa tempat yang ada di kuta Bali. Mungkin apabila kamu ingin pilihan yang sedikit menarik, bisa mencobanya. 

  1. Sajian Menu Lengkap 
Baca Juga:  Kami Memberanikan Diri untuk Bikin All You Can Eat di Rumah

Mungkin kamu akan beranggapan kalau nasi jinggo hampir mirip dengan nasi kucing dari Yogyakarta, ternyata keduanya memiliki beberapa perbedaan.

Dalam nasi jinggo sajian menu yang diberikan relatif lengkap dan biasanya satu bungkus sudah lebih dari cukup. Berbeda dengan nasi kucing yang bisa ditambahkan dengan berbagai pilihan menu lainnya. 

Untuk mengatasi rasa penasaran, ketika selesai PPKM nanti dan mulai nyaman untuk berliburan ke Bali bisa langsung untuk mencicipinya.

Sementara, bayangkan aja dulu ya dan tetap jaga kesehatan, semoga pandemi Covid 19 mereda dan bisa merasakan sensasinya. 

  1. Identitas Menu Bali 

Yogyakarta mempunyai nasi kucing, Bali memiliki nasi jinggo. Melalui kuliner khas tersebut membuat Bali semakin dikenal oleh keanekaragamannya.

Tidak hanya pesona alamnya saja, tetapi kuliner dan cita rasa yang diberikan pun sangat fenomenal.

Dengan begitu, hal-hal inilah yang akan memberikan daya tarik untuk masyarakat luas. 

Identitas yang  ada harus tetap dipertahankan agar seluruh wisatawan yang berkunjung dapat menikmati dan mencicipinya. 

Rekomendasi Nasi Jinggo Bali yang Enak

  1. Nasi Jinggo Simpangan 

Jika kamu sedang di Bali mungkin bisa untuk mencoba Nasi Jinggo Simpangan, disana kamu akan merasakan keunikan yang menarik untuk dinikmati.

Seharinya penjual biasa menyediakan sekitar 300 bungkus nasi jinggo. Apabila kamu tertarik bisa langsung kesana pukul 7 malam sampai dini hari. 

Lumayan kan untuk menyelamatkan kamu dari rasa lapar yang melilit, terutama ketika tengah malam. 

  1. Nasi Jinggo Diponegoro

Letaknya di Jalan Diponegoro, Denpasar, apabila kamu kesana akan menjumpainya dengan mudah.

Harganya sangat murah meriah hanya 3 ribu rupiah saja, tapi jika ingin merasakannya kamu harus kesana pukul 10 malam.

Namun, untuk mengatasi rasa penasaran dan kekhasannya tidak ada salahnya untuk menunggu. 

  1. Nasi Jinggo Sambal Ijo 

Apabila kamu ingin variasi yang berbeda mungkin bisa langsung mencoba nasi jinggo sambal ijo, perbungkusnya hanya 4 ribu rupiah.

Berbeda dengan yang ada sebelumnya, biasanya dicampurkan dengan sambal merah pedas, namun sambal ijo memberikan magnet tersendiri dan sensasi yang pas untuk kamu nikmati. 

Bagaimana tertarik untuk merasakan nasi jinggo? Jika kamu sedang wisata ke Bali, ingin menikmati paket kuliner yang murah, rekomendasi diatas bisa menjadi pilihan. 

Temukan artikel menarik lainnya di topik: kuliner khas Bali, nasi Jinggo, rekomendasi kuliner, wisata Bali

KOMENTAR

Demi etika berkomentar yang baik, segala macam komentar bernada kebencian, rasisme dan serangan terhadap keyakinan orang lain, akan dihapus. Kamu bisa menyimak bagaimana data komentar pembaca diproses, dengan mengeklik tautan berikut ini.

artikel Terkait

Artikel Terbaru